PENGENALAN MIKROKONTROLER
PENGENALAN MIKROKONTROLER
PENGERTIAN MIKROKONTROLER
Mikrokontroler adalah sebuah sistem komputer kecil dalam satu chip yang memiliki prosesor (CPU), memori, dan pin input/output (I/O). Mikrokontroler digunakan untuk mengendalikan perangkat elektronik secara otomatis berdasarkan program yang dibuat.
Dalam Smart Farming, mikrokontroler berperan sebagai pusat kendali untuk membaca sensor dan mengontrol aktuator.
PENGENALAN ARDUINO
a. Apa itu Arduino?
Arduino adalah platform mikrokontroler open-source yang mudah digunakan, baik dari sisi perangkat keras maupun perangkat lunak. Arduino banyak digunakan untuk pembelajaran, prototipe, dan sistem otomasi.
Contoh papan Arduino:
Arduino Uno
Arduino Mega
Arduino Nano
b. Komponen Utama Arduino
Mikrokontroler (ATmega328P pada Arduino Uno)
Pin digital (input/output)
Pin analog (ADC)
Port USB (program dan komunikasi)
Tegangan kerja 5V
c. Kelebihan Arduino
Mudah dipelajari
Banyak library pendukung
Komunitas besar
Cocok untuk pemula
PENGENALAN ESP32
a. Apa itu ESP32?
ESP32 adalah mikrokontroler berperforma tinggi yang sudah memiliki WiFi dan Bluetooth di dalam satu chip. ESP32 sangat cocok untuk aplikasi Internet of Things (IoT).
b. Spesifikasi Umum ESP32
Prosesor dual-core
Tegangan kerja 3.3V
WiFi dan Bluetooth terintegrasi
Lebih banyak GPIO dibanding Arduino Uno
Mendukung komunikasi serial, I2C, SPI
c. Kelebihan ESP32
Koneksi internet bawaan
Kecepatan proses tinggi
Cocok untuk sistem monitoring jarak jauh
Hemat daya dengan mode sleep
PERBEDAAN ARDUINO DAN ESP32
Arduino Uno lebih sederhana dan cocok untuk pembelajaran dasar elektronika dan pemrograman. ESP32 lebih kompleks namun unggul dalam aplikasi IoT karena memiliki konektivitas nirkabel dan performa yang lebih tinggi.
BAHASA PEMOGRAMAN C++ PADA ARDUINO DAN ESP32
Arduino dan ESP32 diprogram menggunakan bahasa C++ melalui Arduino IDE. Struktur programnya sederhana dan terdiri dari dua fungsi utama.
a. Struktur Dasar Program Arduino/ESP32
void setup() {
// Kode dijalankan satu kali saat board dinyalakan
}
void loop() {
// Kode dijalankan berulang-ulang
}
b. Fungsi Penting C++ Dalam Arduino/ESP32
pinMode() → mengatur mode pin (INPUT / OUTPUT)
digitalWrite() → mengeluarkan logika HIGH atau LOW
digitalRead() → membaca logika digital
analogRead() → membaca nilai analog (ADC)
delay() → jeda waktu
c. Contoh Program Dasar
Menyalakan LED (Arduino/ESP32), Program ini akan menyalakan dan mematikan LED setiap 1 detik.
int led = 2;
void setup() {
pinMode(led, OUTPUT);
}
void loop() {
digitalWrite(led, HIGH);
delay(1000);
digitalWrite(led, LOW);
delay(1000);
}
Membaca Sensor Analog
int sensorPin = A0;
int nilaiSensor;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
nilaiSensor = analogRead(sensorPin);
Serial.println(nilaiSensor);
delay(500);
}
PENGGUNAAN ARDUINO DAN ESP32 DALAM SMARTFARMING
Arduino dan ESP32 dapat digunakan untuk:
Membaca sensor suhu, kelembapan, pH, dan nutrisi
Mengontrol pompa dan katup otomatis
Mengatur irigasi dan nutrisi hidroponik
Mengirim data ke aplikasi atau website (ESP32)
ESP32 sangat direkomendasikan untuk sistem Smart Farming berbasis IoT karena mendukung monitoring jarak jauh.